You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
terminal jakarta kota jakarta barat
photo Devi Lusianawati - Beritajakarta.id

Fasilitas Toilet Terminal Jakarta Kota Dikeluhkan

Para pengunjung maupun sopir angkutan umum mengeluhkan fasilitas toilet yang ada di Terminal Jakarta Kota, Jl Kali Besar, Taman Sari, Jakarta Barat. Pasalnya, air di toilet tersebut terlihat keruh dan bau sehingga mengganggu kenyamanan penggunanya.

Kalau dulu airnya bersih. Kok sekarang malah keruh dan bau

Siantar (50), sopir Mikrolet 12 jurusan Senen - Kota menuturkan, sejak dibangun, kondisi air di Terminal Jakarta Kota sangat keruh dan bau. Kondisi ini berbanding terbalik saat terminal belum dibangun. "Kalau dulu airnya bersih. Kok sekarang malah keruh dan bau," ujar Siantar, Rabu (15/10).

Bau Pesing, Terminal Senen Akan Disemprot Mobil Pemadam

Tak hanya itu, para sopir juga mengeluhkan tarif retribusi toilet sebesar Rp 2.000 yang ditetapkan pengelola terminal. Sebab, retribusi sebesar itu tidak sebanding dengan kondisi air yang digunakan. "Banyak juga sopir yang menggunakan toilet untuk mandi," katanya.

Kepala Terminal Jakarta Kota, Ilmansyah mengatakan, pihaknya memang menetapkan tarif toilet Rp 2.000. Soal kondisi air, pihaknya hingga kini memang belum menggunakan air PAM. "Kami sudah berencana menggunakan air PAM, tapi kami harus mendapatkan persetujuan dari UPT Terminal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7657 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5419 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1599 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1430 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1308 personFakhrizal Fakhri